Dalam gelombang kecemasan iklim dan perasaan kewalahan oleh besarnya masalah lingkungan, Heather White hadir dengan sebuah buku yang menawarkan pendekatan yang segar, personal, dan penuh harapan. One Green Thing bukanlah sekadar daftar tindakan hijau yang harus dilakukan, melainkan sebuah panduan untuk menemukan bagaimana Anda dapat berkontribusi dengan cara yang paling sesuai dengan kepribadian dan kekuatan Anda.
Buku ini dibangun di atas premis yang brilian: setiap orang memiliki “kekuatan super” (service superpower) unik dalam perjuangan melindungi planet ini. White berargumen bahwa upaya penyelamatan lingkungan membutuhkan semua jenis orang dengan berbagai bakat—bukan hanya para ilmuwan atau aktivis yang berteriak di jalanan. Kunci untuk konsistensi dan dampak yang berkelanjutan adalah dengan melakukan hal-hal yang selaras dengan siapa kita.
Untuk membantu pembaca menemukan kekuatan super mereka, White memperkenalkan “Service Superpower Profile™”, sebuah framework yang terinspirasi oleh alat-alat psikologi dan pembentukan tim. Profil ini membagi orang menjadi tujuh archetype:
- Adventurer: Terinspirasi oleh alam liar, membawa kisah petualangan untuk menyuarakan perlindungan Bumi.
- Beacon: Komunikator dan narator ulung yang menggunakan media untuk menyebarkan kesadaran.
- Influencer: Pemimpin alami yang membangun komunitas dan menggerakkan orang untuk bertindak.
- Philanthropist: Pendukung yang strategis, dermawan dengan waktu dan sumber daya untuk causes yang dipercayainya.
- Sage: Pemecah masalah analitis yang berfokus pada data, penelitian, dan solusi inovatif.
- Spark: Kreator dan seniman yang menyampaikan pesan melalui seni, musik, dan keindahan.
- Guardian: Perawat dan penjaga yang berfokus pada keadilan, kesehatan, dan kesejahteraan komunitasnya.
Buku ini juga menyediakan kuis interaktif, yang mengajak pembaca untuk menemukan di mana kecenderungan alami mereka berada. Setelah mengikuti kuis dan merefleksikan diri, saya dengan yakin dapat mengatakan bahwa saya masuk ke dalam kelompok Adventurer. Saya menyadari bahwa hubungan emosional dan spiritual saya dengan lingkungan memang dibangun di atas gunung, di dalam laut, dan di tengah hutan. Rasa takjub yang saya dapatkan dari mendaki puncak, menjelajahi sungai, atau berenang di pantai adalah motivator terbesar saya untuk ingin melindungi semua keindahan itu.
Membaca bab tentang Adventurer terasa seperti membaca jurnal pribadi. Saran-saran yang diberikan oleh White sangat resonant dan langsung saya terapkan. Contohnya, saya sekarang lebih sering membagikan cerita dan foto dari petualangan alam saya, bukan hanya untuk pamer, tetapi dengan narasi yang menyisipkan kesadaran tentang jejak sampah yang saya pungut atau kekhawatiran akan rusaknya lingkungan di kaki dan puncak gunung. Hal lain yang sekarang lebih saya senangi adalah mengadakan pertemuan dan berdiskusi bersama kawan-kawan sambil sambil jalan-jalan di taman atau hiking ringan, alih-alih mengadakan rapat di dalam ruangan.
Menemukan archetype ini memberikan saya klarity. Saya tidak lagi merasa bersalah karena tidak menjadi seorang “Influencer” yang galak di media sosial atau “Sage” yang paham setiap detail teknis kebijakan karbon. Saya justru termotivasi untuk melipatgandakan kekuatan super saya sendiri: membawa orang lain untuk jatuh cinta pada alam melalui petualangan, karena kita cenderung melindungi apa yang kita cintai.
Heather White berhasil menulis sebuah manual yang tidak hanya informatif tetapi juga transformatif. Buku ini mengubah perspektif kita dari merasa kecil dan tak berdaya menjadi merasa memiliki agensi dan kekuatan yang unik. Saya sangat direkomendasikan buku ini untuk setiap orang yang peduli dengan masa depan planet ini tetapi sering merasa kewalahan, bingung harus mulai dari mana, atau merasa bahwa aksinya tidak cukup berarti. Dengan panduan yang personal dan praktis ini, Heather White mengajak kita semua untuk bergabung dalam sebuah “tim pahlawan” untuk Bumi, di mana setiap anggota membawa kekuatan supernya masing-masing, dan bersama-sama kita dapat menciptakan perubahan yang nyata. (*)
